Ceritakan kembali peristiwa sebelum proklamasi dilaksanakan

Jawaban unggulan yang telah dikurasi oleh Gres.web.id adalah:

Kelas: vi
pelajaran:sejarah
kategori: opti
kata kunci: kronologi proklamasi 17 Agustus 1945

Tak sampai tiga bulan setelah menyerang pusat angkata laut Amerika, Pearl Harbour, Jepang mendarat di Jawa dan mengangkangi kekuasaan Belanda yang telah berumur 3,5 abad. Belanda adalah sekutu Amerika dalam Perang Dunia I.

Namun setelah 3,5 tahun menduduki Indonesia, Jepang mulai menyadari keadaan menjadi semakin buruk bagi kekuatan Axis (aliansi Jerman-Italia-Jepang), mereka memutuskan mengalah dlm beberapa hal kepada rakyat indonesia. Termasuk hasrat rakyat indonesia untuk merdeka. Jepang pun memprakarsai kelahiran BPUPKI, sebuah badan yang dipersiapkan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Di awal Agustus 1945, Amerika Serikat melakukan pembalasan atas serangan Jepang terhadap pangkalan utama Angkatan Laut Amerika, Pearl Harbour. 6 Agustus 1945 di Kota Hiroshima dan pada tanggal 9 Agusutus 1945 di Kota Nagasaki, Amerika menjatuhkan bom atom yang melumpuhkan Jepang. Jepang menyerah. Lantas tiga hari setelah Jepang menyerah atas sekutu, Soekarno-Hatta mengproklamirkan kemerdekaan Indonesia, yakni pada 17 Agustus 1945. Proklamasi tersebut dilaksanakan di kediamannya, Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta.

Sebelumnya, pada 15 Agustus 1945 tokoh muda seperti Sukarni, Wikana dll. berdiskusi seputar pendeklarasian kemerdekaan Indonesia. Maka pada 16 Agustus Chaerul Saleh dan Wikana mendatangi Soekrano, mendesak Soekarno-Hatta untuk segera melakukan proklamasi kemerdekaan. Alibi mereka, saat itu adalah saat yang tepat sebab tengah terjadi kekosongan kekuasaan pasca kekalahan Jepang dari sekutu.

Lantas terjadi perdebatan antara Soekarno-Hatta (tokoh tua) di satu pihak, dan Wikana cs. (tokoh muda) dipihak yang lain. Perdebatan itu menemui jalan buntu. Sehingga akhirnya, pada malam tersebut Soekarno-Hatta diculik oleh kelompok pemuda yang menamakan diri sebagai Kelompok Menteng 30. Soekarno-Hatta dibawa ke tangsi militer TKR di Rengasdengklok. Pada malam tersebut Sukarni cs., sekali lagi mendesak Soekarno dan Hatta untuk melakukan Proklamasi. Maka pada 17 Agustus 1945, bertempat di kediaman Soekarno, Proklamasi dikumandangkan atas persetujuan Soekarno-Hatta. Keesokan harinya, 18 Agustus 1945, PPKI (kelanjutan dari BPUPKI) melakukan sidang guna memilih presiden-wakil presiden Indonesia (soekarno-hatta terpilih sebagai presiden dan wakil presiden), merumuskan UUD 45, dll.

Semoga review diatas bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung.

Untuk Anda yang membutuhkan informasi terbaru dari Gres.web.id, silahkan dapatkan informasi terbarunya hanya di Google News kami.